Allah mempunyai empat sifat
Yang pertama, kasih-sayang alias rahmat
Yang kedua, marah alias murka
Yang ketiga, kasih-sayangNya mengalahkan murkaNya
Yang keempat, rahmat dan murkaNya dihamparkan
sebagai pilihan!
Dan, harap diingat bahwa rahmat dan murkaNya –
Sejak Ia menurunkan wahyuNya –
Telah menjelma menjadi semacam rumusan
Yang dibukukan dalam Al-Qurãn
Sehingga sejak saat itu, mengambil Al-Qurãn berarti memilih rahmat
Dan mengabaikan Al-Qurãn berarti mengambil laknat
Rahmat Allah adalah fasilitas kehidupan
Penunjang tegaknya iman
Laknat Allah adalah perusak iman
Penyebab terpuruknya anak Adam
Semesta alam adalah hamparan cintaNya
Tapi tanpa Al-Qurãn, manusia linglung di keramaian alam
Manusia suka mengakui cinta sebagai inti kehidupan
Tapi cinta yang berpangkal pada hati semata
Adalah sumber kekeliruan dan kontradiksi kehidupan
Kamu boleh bilang “kita harus cintai semua orang”
Tapi ketika putrimu dihamili orang, apa lagi yang akan kamu bilang?
Dan bila orang-orang yang kamu cinta dianiaya seperti penduduk Gaza
Masihkah kamu mau bilang bahwa cinta kita harus dibagi rata?
Bisa jadi cinta Allah kamu bilang kejam
Karena dengan cintaNya Allah menghukum pezina dengan rajam
Dan bagi pencuri Allah tetapkan hukum potong tangan
Tapi, kamu – dengan cinta butamu!
Juga tak mampu memaafkan semua orang!
Dan karena itu, kamu pun mengobarkan perang
Allah mengajarkan bahwa maaf harus bermanfaat menaikan derajat
Tapi kamu, mungkin, memaafkan karena kelemahan
Kamu merasa seolah hatimu lebih mulia dari wahyuNya
Seolah kebenaran keluar dari hatimu saja!
Kamu menolak Tuhan jadi gurumu
Dan menempatkan hati jadi tuhanmu
Hai anak Adam!
Bila kamu pikir cintamu bisa menata dunia
Ingatlah bahwa Allah menghadirkan cinta bersama murka
Sebab bila dengan cinta kamu mencium anakmu
Maka dengan murka kamu mengusir pengganggunya!
Hanya dengan murka kamu mengepruk nyamuk
yang menggigit bayimu
Dan karena murka pada kejahatan
Kamu mencintai kebaikan
Dan kebenaran pun tidak bisa tegak di atas cinta semata
Harus ada murka yang menjadi duri untuk melindunginya
-----------------------------------------------------------
AH
*Bekasi, pagi 24 Juli 2014