Senin, 05 November 2018

SIFAT ALLAH (TENTANG CINTA DAN MURKA)

Allah mempunyai empat sifat

Yang pertama, kasih-sayang alias rahmat
Yang kedua, marah alias murka
Yang ketiga, kasih-sayangNya mengalahkan murkaNya
Yang keempat, rahmat dan murkaNya dihamparkan
sebagai pilihan!

Dan, harap diingat bahwa rahmat dan murkaNya –

Sejak Ia menurunkan wahyuNya –

Telah menjelma menjadi semacam rumusan

Yang dibukukan dalam Al-Qurãn

Sehingga sejak saat itu, mengambil Al-Qurãn berarti memilih rahmat

Dan mengabaikan Al-Qurãn berarti mengambil laknat

Rahmat Allah adalah fasilitas kehidupan

Penunjang tegaknya iman

Laknat Allah adalah perusak iman

Penyebab terpuruknya anak Adam

Semesta alam adalah hamparan cintaNya

Tapi tanpa Al-Qurãn, manusia linglung di keramaian alam

Manusia suka mengakui cinta sebagai inti kehidupan

Tapi cinta yang berpangkal pada hati semata

Adalah sumber kekeliruan dan kontradiksi kehidupan

Kamu boleh bilang “kita harus cintai semua orang”

Tapi ketika putrimu dihamili orang, apa lagi yang akan kamu bilang?

Dan bila orang-orang yang kamu cinta dianiaya seperti penduduk Gaza

Masihkah kamu mau bilang bahwa cinta kita harus dibagi rata?

Bisa jadi cinta Allah kamu bilang kejam

Karena dengan cintaNya Allah menghukum pezina dengan rajam

Dan bagi pencuri Allah tetapkan hukum potong tangan

Tapi, kamu – dengan cinta butamu!

Juga tak mampu memaafkan semua orang!

Dan karena itu, kamu pun mengobarkan perang

Allah mengajarkan bahwa maaf harus bermanfaat menaikan derajat

Tapi kamu, mungkin, memaafkan karena kelemahan

Kamu merasa seolah hatimu lebih mulia dari wahyuNya

Seolah kebenaran keluar dari hatimu saja!

Kamu menolak Tuhan jadi gurumu

Dan menempatkan hati jadi tuhanmu

Hai anak Adam!

Bila kamu pikir cintamu bisa menata dunia

Ingatlah bahwa Allah menghadirkan cinta bersama murka

Sebab bila dengan cinta kamu mencium anakmu

Maka dengan murka kamu mengusir pengganggunya!

Hanya dengan murka kamu mengepruk nyamuk

yang menggigit bayimu

Dan karena murka pada kejahatan

Kamu mencintai kebaikan

Dan kebenaran pun tidak bisa tegak di atas cinta semata

Harus ada murka yang menjadi duri untuk melindunginya

-----------------------------------------------------------
AH

*Bekasi, pagi 24 Juli 2014

Artikel Terkait